SERANG – Kebakaran melanda Gedung Pengadilan Tinggi Agama Banten di Jalan Raya Pandeglang KM 7, Kelurahan Tembong, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, pada Rabu (7/10/2026) sekitar pukul 11.00 WIB.
Kebakaran terjadi saat sejumlah pegawai tengah mengikuti rapat. Kobaran api kemudian melanda bagian lantai dua gedung dan berdampak pada sejumlah ruangan, di antaranya ruang arsip, ruang banding, ruang sidang, ruang Panitera Muda Hukum, serta aula rapat.
Peristiwa tersebut sempat membuat suasana panik. Para pegawai yang berada di dalam gedung kemudian diminta segera meninggalkan lokasi untuk menghindari risiko akibat kobaran api.
Salah seorang pegawai, Haity Mella, mengatakan dirinya bersama sejumlah pegawai sedang mengikuti rapat ketika terdengar suara keras dari dalam gedung.
Tak lama berselang, para pegawai diminta keluar setelah diketahui terjadi kebakaran.
“Kita lagi rapat, ada suara keras, tiba-tiba disuruh keluar karena katanya kebakaran,” ujar Haity saat ditemui di lokasi.
Berdasarkan informasi sementara di lokasi, api diduga pertama kali terlihat dari bagian atas plafon lantai dua. Kobaran api kemudian membesar dan berdampak pada sejumlah bagian gedung.
Situasi sempat menegangkan setelah petugas mendapat informasi adanya seorang pegawai yang masih berada di dalam gedung dan terjebak di kamar mandi.
Petugas pemadam kebakaran langsung melakukan proses evakuasi. Pegawai tersebut akhirnya berhasil dikeluarkan dari dalam gedung dalam kondisi selamat dan dilaporkan tidak mengalami luka.
Untuk menangani kebakaran, sejumlah armada pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi. Informasi sementara menyebutkan sebanyak delapan unit armada gabungan diterjunkan, melibatkan Damkar Kota Serang, unsur Kodim, Damkar Kabupaten Serang, serta BPBD/Damkar Provinsi Banten.
Petugas berjibaku memadamkan kobaran api sekaligus melakukan pendinginan di sejumlah titik yang terdampak. Setelah sekitar satu jam, api berhasil dikendalikan.
Petugas kemudian melakukan pengecekan dan pendinginan guna memastikan tidak terdapat titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran belum diketahui secara resmi.
Sejumlah informasi di lokasi menyebutkan titik awal api terlihat di sekitar bagian plafon lantai dua. Selain itu, muncul dugaan adanya gangguan atau korsleting listrik.
Namun, dugaan tersebut belum dapat dipastikan sebagai penyebab resmi kebakaran. Kepastian mengenai sumber api masih menunggu hasil pemeriksaan dan penyelidikan pihak berwenang.
Sementara itu, belum ada informasi resmi mengenai total nilai kerugian maupun jumlah dokumen dan fasilitas perkantoran yang terdampak akibat peristiwa tersebut.
Pihak terkait diharapkan segera memberikan informasi mengenai kondisi gedung serta dampak kebakaran terhadap aktivitas dan pelayanan Pengadilan Tinggi Agama Banten.

Tinggalkan Balasan