Kawasan Banten Lama di Kecamatan Kasemen, Kota Serang, merupakan salah satu destinasi sejarah terpenting di ujung barat Pulau Jawa. Di kawasan inilah pusat pemerintahan Kesultanan Banten pernah berdiri dan menjadi salah satu bandar perdagangan yang ramai pada masanya.
Masjid Agung Banten
Ikon utama kawasan ini adalah Masjid Agung Banten yang dibangun pada abad ke-16. Atapnya yang bersusun lima serta menara putih di sisi timur menjadi ciri khas yang mudah dikenali. Hingga kini masjid tersebut ramai dikunjungi peziarah dari berbagai daerah, terutama di akhir pekan dan bulan-bulan tertentu.
Reruntuhan keraton
Tak jauh dari masjid, pengunjung dapat melihat sisa-sisa Keraton Surosowan berupa tembok dan fondasi bangunan. Di sisi lain kawasan, berdiri reruntuhan Keraton Kaibon dengan gapura-gapura bata merah yang menjadi latar foto favorit wisatawan.
Kawasan ini juga memiliki Benteng Speelwijk peninggalan masa kolonial serta Vihara Avalokitesvara, salah satu vihara tua di Banten yang mencerminkan kehidupan multikultural masyarakat pesisir sejak berabad-abad lalu.
Tips berkunjung
Datanglah pada pagi atau sore hari agar tidak terlalu terik. Kenakan pakaian sopan saat memasuki area masjid dan makam, serta jaga kebersihan kawasan cagar budaya. Pengunjung juga dapat mampir ke museum situs yang berada di kawasan tersebut untuk mengenal artefak peninggalan Kesultanan Banten.

3 Komentar
Terima kasih infonya, jadi pengen ajak anak-anak belajar sejarah langsung ke sana.
Banten Lama memang wajib dikunjungi. Semoga kawasannya makin tertata dan bersih.
Greetings
List tatahbanten.com in Google’s Search Index to show up in Google search results!
Feature tatahbanten.com today: indexhelper.pro